Tag: guru les privat

BELAJAR BERINOVASI

w star education

Inovasi dan Kreativitas, Tuntutan Utama Pendidikan Zaman Now

Ada banyak hal yang bergeser seiring dengan perkembangan zaman, terutama di era digital. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dan bisa dibilang semakin memudahkan hidup.

Lihat saja semakin mudahnya informasi yang diakses oleh anak-anak dan generasi muda masa kini. Jika zaman dulu informasi hanya di dapatkan melalui media konvensional seperti koran, televisi, dan radio. Kini anak-anak zaman sekarang bisa mengakses berbagai macam informasi melaui smartphone.

Informasi tersebut tentunya tak hanya hiburan, tapi juga ilmu yang berguna untuk pendidikan. Inilah mengapa sudah saatnya kita memikirkan kembali bagaimana proses pembelajaran yang seharusnya terjadi di dalam dunia pendidikan kita untuk memasuki era digital saat ini. Sepertinya proses pembelajaran yang konvensional atau tradisional yang ada saat ini sudah saatnya harus diubah. Tentunya karena mengingat bahwa kita tidak ingin anak-anak usia sekolah saat ini lebih banyak belajar dari dunia digital yang mereka temui setiap saat dibanding dengan pembelajaran di dalam kelas yang sesuai dengan kebutuhannya.

Pendidikan konvensional masih lebih menekankan kepada mengingat/menghapalkan, memperoleh informasi hanya dari satu arah atau mengaplikasikan prosedur sederhana yang kemudian tidak membuat mereka mahir dalam berpikir kritis terhadap permasalahan yang dihadapi.

Pendidikan konvensional  yang bisa kita sebut sebagai periode pendidikan menjelang era digital, guru masih lebih banyak berperan sebagai sumber dan penyampaikan informasi bagi peserta didiknya. Selain itu, karakteristik materinya masih dibatasi dengan sumber-sumber baku yang terbatas dan peserta didik masih hanya sebagai penerima informasi.

Guru masih memiliki otoritas penuh terhadap proses pembelajaran dan menekankan kepada pengetahuan yang wajib dikuasai untuk kemudian diujikan dalam ulangan dan ujian akhir. Dengan kata lain proses belajar yang terjadi masih cenderung pasif dan peserta didik masih berperan sangat kecil dalam proses belajar mengajar. Sehingga siswa tidak berinovasi dan berkreasi dalam pembelajaran di dalam kelas.

Menghadapi era digital saat ini, sudah saatnya kita mengubah paradigma proses pembelajaran di dalam kelas menjadi suatu proses yang penuh dengan pengalaman, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkolaborasi dengan gurunya, dengan temannya untuk membangun dan mengorganisasi pengetahuan, melibatkan diri dalam penelitian, belajar menulis dan menganalisis serta mampu mengkomunikasikan apa yang mereka alami sebagai suatu pemikiran baru sebagai wujud pengalaman sesuai dengan usia mereka.

Di dalam era digital orang dapat belajar menggunakan berbagai cara dan berbagai sumber, dan ini merupakan tantangan bagi guru untuk menemukan pendekatan yang mana yang akan dipakai dalam membantu peserta didiknya untuk belajar secara efektif. Guru di era digital perlu memahami bagaimana cara peserta didiknya belajar dan mencarikan yang terbaik di antara berbagai pilihan tersebut. Dengan kata lain selama guru belum memahami bagaimana kemampuan, kebutuhan dan kekuatan masing-masing individu peserta didiknya dalam mempelajari sesuatu akan sulit bagi guru menentukan metode belajar dan mengajar yang akan berdampak positif kepada peserta didiknya.

Dengan kondisi tersebut di atas, sudah saatnya kita memikirkan kembali bagaimana metode belajar mengajar yang dapat digunakan dalam menghadapi era digital saat ini. Pembelajaran kreatif merupakan salah satu metode yang dapat dikembangkan dalam mewujudkan tuntutan era digital pendidikan saat ini di antara banyak pilihan lainnya.

Ide metode pembelajaan kreatif sendiri memiliki dua makna, pembelajaran kreatif dan membelajarkan kreatif. Perbedaan kedua hal ini adalah, pembelajaran kreatif lebih melibatkan peranan guru dalam membuat proses pembelajaran di dalam kelas menjadi menarik bagi peserta didik, lebih efektif dan menggunakan pendekatan imajinatif. Sebaliknya kalau membelajarkan kreatif lebih menekankan kemampuan guru dalam mengidentifikasi kekuatan kreatifitas peserta didiknya, memperkuat daya kreatifnya dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mewujudkannya.

Pendekatan proses pembelajaran kreatif akan sangat beragam jika diterapkan dalam dunia pendidikan kita, mengingat demografi dan kondisi daerah masing-masing. Dan juga harus disesuaikan dengan usia anak sekolahnya, tentu saja kreatif bagi anak  SD akan berbeda dengan anak usia SMP atau SMA bahkan SMK sekalipun. Di sinilah seorang guru di masing-masing jenjang pendidikan dapat menyesuaikan metode pembelajaran kreatif atau membelajarkan kreatif yang diterapkannya.

Sebenarnya kebijakan pemerintah dalam penerapan Kurikulum 2013 telah memberikan peluang bagi guru kita untuk melakukan pembelajaran kreatif atau bahkan membelajarkan kreatif bagi peserta didiknya.

Model pembelajaran di dalam kurikulum 2013 yang antara lain terdiri dari; inquiry based learning, discovery based learning, project based learning, dan problem based learning, sebenarnya telah memberikan peluang dan pedoman untuk guru dapat melakukan pembelajaran kreatif di dalam kelasnya. Kemudian jika dicermati dari metode pembelajaran yang disarankan dalam Kurikulum 2013 antara lain diskusi, eksperimen, demonstrasi dan simulasi, maka juga telah memberikan kesempatan kepada peserta didiknya untuk kreatif.

Jika kemudian kedua hal ini, baik model maupun metode pembelajaran dilaksanakan di dalam proses pembelajarandi dalam kelas, maka kemungkinan penguasaan ranah kompetensi yang dituntut ada dalam diri peserta didik setelah mengikuti pembelajaran yaitu sikap, pengetahuan dan ketrampilan akan dapat tercapai dan ini merupakan wujud dari pembelajaran kreatif yang nyata dari proses tersebut.

Proses pembelajaran kreatif ini kemudian harus diukur dengan menggunakan penilaian otentik seperti yang diharapkan dalam Kurikulum 2013, karena diharapkan guru dapat mengetahui dengan pasti bagaimana kekuatan dan kemampuan peserta didiknya secara individu, untuk selanjutnya dilakukan pengembangan dan peningkatan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Jika kita lihat dari sisi kesiapan guru dalam melaksanakan Kurikulum 2013, sejak beberapa tahun yang lalu pemerintah telah melaksanakan banyak sekali program pelatihan Kurikulum 2013 bagi guru dan pemangku kepentingan di sekolah.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan Kurikulum 2013 baik yang dilaksanakan secara langsung oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan maupun oleh Unit Pelaksana Teknis dalam hal ini PPPPTK di seluruh Indonesia bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konsep, karakteristik dan pemahaman perangkat dan pedoman tentang bagaimana mengimplementasikan Kurikulum 2013 pada satuan pendidikan.  Meskipun belum semua guru dapat terakomodasi mengikuti pelatihan ini, namun intinya adalah pemerintah juga telah berusaha membantu guru dalam menghadapi ‘pembelajaran jaman now’ yang dituntut oleh era digital saat ini.

Selanjutnya yang diharapkan adalah bagaimana guru dapat memperkaya dirinya dengan metode atau model pembelajaran kreatif secara mandiri atau melalui kelompok-kelompok kerja guru yang ada pada daerah masing-masing. Yang perlu menjadi perhatian bagi guru adalah karena akses yang digunakan guru dalam mencari informasi sebagai bahan pembelajaran sama saja dengan akses yang digunakan oleh peserta didiknya, jadi jangan sampai guru tertinggal dari peserta didiknya.

 

8 Kebiasaan yang Dapat Mengasah Kemampuan Inovasi Anda

 

  1. Jagalah Rasa Penasaran Anda

 

Orang yang memiliki inovasi tinggi adalah orang yang paling ingin tahu. Mereka mengajukan banyak pertanyaan dan mereka selalu mencari cara untuk menjawab pertanyaan tersebut, tidak seperti kebanyakan orang pada umumnya yang melakukan sesuatu secara berulang karena tidak ingin repot. Sementara, pasti tidak ada rumus yang ditentukan untuk membantu Anda mengadopsi rasa ingin tahu seperti anak kecil .Kemajuan teknologi telah memberikan wawasan kepada kita melalui Internet.

 

  1. Catat Ide dan Pikiran Anda

 

Cobalah untuk mencatat segala sesuatu yang datang ke kepala Anda, termasuk kata-kata acak, serta frase yang lalu lalang di pikiran Anda. Catatlah hal-hal tersebut walau hanya akan berbentuk coret-coret belaka. Tidak peduli seberapa masuk akal ide Anda, tetap lihatlah sebagai bagian dari teka-teki untuk dunia batin Anda yang berpotensi memicu inspirasi Anda sendiri.

 

      3 Carilah Pengalaman Baru

 

Menerapkan hal-hal yang Anda pikirkan adalah bagian dari menjalankan proses berpikir dan membangun suatu persepsi. Untuk berpikir dengan cara yang berbeda, Anda harus melangkah keluar dari zona kenyamanan Anda dan melihat skenario pada sudut yang berbeda. Faktanya, seorang inovator handal akan belajar dari berbagai bidang dan menggabungkannya menjadi sesuatu yang luar biasa.

Cobalah untuk melakukan hal-hal baru untuk menjadi kreatif dengan merangsang pikiran dan indera Anda. Seperti membaca buku-buku dari genre yang berbeda atau mengambil hobi baru. Keluar dari zona anda yang sekarang juga dapat membuat anda lebih tau dunia luar, sehingga anda akan lebih kreatif.

 

  1. Berlatih untuk Berpikir Penuh

 

Dalam konteks psikologi, istilah ‘kesadaran’ mengacu pada kesadaran pikiran, perasaan, sensasi tubuh dan lingkungan sekitarnya dengan cara yang tidak selalu menghakimi. Hal ini merupakan upaya untuk memperhatikan apa yang terjadi di sekitar kita dan menjadi lebih menerima apa pun yang kita alami melalui indera kita. Dengan upaya sadar inilah yang sebenarnya berguna untuk membawa perhatian kembali. Kita dapat melatih pikiran kita untuk fokus pada apa yang terjadi saat ini dan jangan membiarkan hal itu mengembara dari satu pikiran ke yang lain. Selain membuat Anda lebih bahagia, melatih perhatian membantu membersihkan kekacauan mental kita dan membuat kita menerima ide-ide baru untuk berinovasi. Selama 10-20 menit sehari, Anda dapat terlibat dalam latihan berpikir penuh, mungkin Anda bisa hanya berfokus pada pernapasan Anda.

 

  1. Ambil Risiko dan Jangan Takut dengan Kesalahan

 

Satu hal yang memisahkan inovator dari kawanannya adalah bahwa mereka tidak takut untuk membuat kesalahan. Inovator merangkul risiko karena mereka mencintai getaran untuk membuat hal-hal yang lebih menarik. Menghadapi ketakutan Anda dan melakukan apa yang membuatmu takut, karena keduanya dibuat untuk mengatasi rasa takut Anda dalam membuat kesalahan.

 

  1. Bagilah Ide Anda

 

Anda bisa berbagi dan menjual ide-ide Anda kepada orang-orang yang Anda temui dan mendengar apa yang mereka katakan. Hadapilah tantangan anda saat anda memberikan ide tersebut, walaupun sedang pada posisi awal. Tentu, akan ada orang-orang yang tidak suka dengan ide-ide Anda dan bahkan akan menertawakan proposal Anda. Anda akan mengambil kritik ini dengan tenang dan bahkan memanfaatkannya untuk memperbaiki ide-ide Anda dan memberikan wawasan baru.

 

  1. Tetap Bertahan

 

Bersiaplah untuk bertahan dalam misi Anda terlepas dari berapa banyak orang lain yang mungkin membujuk Anda untuk melakukan sebaliknya atau hal lain yang tidak berhubungan dengan apa yang Anda lakukan sekarang. Benar saja, orang-orang yang tidak suka dengan perubahan Anda, akan menyarankan Anda untuk puas dengan hasil yang Anda miliki sementara ini. Beberapa orang mungkin menyebutnya optimisme naif atau idealisme yang tidak realistis, tetapi inovator produktif seperti Thomas A. Tuliskan apa yang ingin Anda capai dan lihat daftar setiap hari untuk mengingatkan diri sendiri mengapa Anda bertahan dan sebagai motivasi untuk mengejar tujuan tertentu.

 

       8 Ambil Istirahat Sejenak

 

Ketekunan dan berfokus pada tujuan merupakan hal yang sangat penting untuk mencapai keinginan Anda. Penting juga bagi Anda untuk mengambil istirahat secara teratur dan tidur siang untuk menenangkan pikiran Anda dan mempertahankan lingkungan yang kondusif  bagi kreativitas dan inovasi agar tetap bertahan. Ambil beberapa waktu istirahat Anda dengan pergi berjalan-jalan, mandi, olahraga atau menikmati lamunan untuk berhubungan dengan alam bawah sadar Anda hal ini dapat menciptakan kreativitas Anda

 

 

Les Privat SMA

les privat SMA

SMA merupakan tahap pendidikan sekolah akhir yang mana setelah ini, anak Anda akan menempuh pendidikan yang lebih tinggi yang dapat membantu karier mereka. Sehingga di perlukan cara mengajar yang tepat agar siswa paham dengan ilmu yang kita sampai kan. Berikut ini merupakan cara yang baik untuk mengajar

Mengajar Dengan Cara Horisontal, Bukan Vertikal

Mengajar dengan cara horisontal berarti kita sebagai tentor menempatkan diri sama tinggi dengan siswa kita. Kita berbicara sebagai orang yang lebih dahulu tahu, bukan lebih pintar. Kita mentransfer ilmu, bukan memberi ilmu. Sebagai tentor kita memosisikan layaknya teman. Pernyataan diatas sudah memberikan dorongan kepada siswa untuk lebih santai dan lebih menikmati kebersamaannya dengan anda. Jika kelas sudah santai dan dinikmati, maka pelajaran mudah diberikan.

Mengajar Itu Memberikan Motivasi

Yaitu dengan memberikan cerita inspiratif, memberikan reward. Reward itu bisa berupa makanan atau minuman dan terkadang alat tulis. Reward ini bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Dan tidak lupa, sebagai seorang guru kita haruslah menjadi seseorang yang dapat menyakinkan murid kita bahwa mereka hebat. Kita harus bisa menanamkan kepada mereka bahwa mereka pasti bisa melakukan apa saja asalkan berusaha dengan baik. Hal ini dapat kita tempuh dengan menghindari kalimat-kalimat yang menurunkan keyakinan terhadap diri mereka sendiri.

Siapkan Materi

Beberapa hari sebelum memulai les bersama murid baru Anda, pelajari dulu materi yang mereka dapatkan. Beli buku pelajaran mereka, download contoh-contoh soal mereka, dan pelajari kembali materi-materi milik mereka. Cari contoh-contoh soal dengan kunci jawaban. Lakukan latihan, dan periksa jawaban Anda dengan kunci jawaban. Anda harus mempersiapkan diri, karena kadang-kadang materi yang murid Anda dapatkan sekarang sudah berbeda dengan materi saat Anda sekolah dulu.

Perkenalan Terlebh Dulu

Dalam mengajar privat, kedekatan dengan murid bisa meningkatkan komunikasi dan pemahaman. Jika murid Anda sejak awal sudah tidak betah, akan sulit mengajari anak. Yang ada, anak malah semakin tidak mengerti, yang berujung pada pembatalan les. Makanya, pada pertemuan pertama dengan murid Anda, dekatkan diri dulu. Sambil memperkenalkan diri, Anda bisa tanya seputar kehidupan pribadi dia. Tanya siapa sahabat dia di sekolah, bagaimana teman-temannya. Dengan pengajaran yang santai dan nonformal, anak jadi lebih rileks dan belajar dengan cepat. Jika bingung, mereka bisa bertanya tanpa malu. Namun, selain itu, mendekatkan diri ini punya fungsi lain.

Memberi Waktu Istirahat

Salah satu kelebihan les privat adalah Anda punya kontrol penuh, termasuk bagaimana Anda akan mengelola waktu. Jika anak sudah terlihat lelah, berilah istirahat sekitar 5-10 menit. Namun jangan biarkan anak menggunakan waktu istirahat ini untuk mainan gadget. Gunakan waktu istirahat ini untuk ngobrol santai dan bercerita tentang kehidupannya di sekolah.

Nah, demikian tadi beberapa tips yang dapat kami berikan seputar mengajar les privat SMA.

Guru Les Privat

guru les

Guru les privat bukan berarti tidak profesional seperti guru formal di sekolah. Sebetulnya menjadi guru privat merupakan tuntutan dan tanggung jawabnya juga besar. Pasalnya, ia akan memiliki hubungan yang lebih akrab dengan siswanya. Ia dituntut untuk bisa memberikan perhatian penuh pada siswanya. Dengan diberikannya les privat diharapkan hal-hal yang tidak dimengerti siswa di sekolah dapat dijelaskan dengan lebih baik oleh guru privat. Jika kamu akan memulai karirmu sebagai seorang guru privat, kamu perlu mengetahui hal-hal berikut ini di hari pertamamu mengajar. Dijamin, kamu akan terlihat profesional.

 

guru les privat

 

Pastikan Kamu Mengetahui Data Diri Siswa

Sebelum menerima pekerjaan menjadi guru privat, kamu pasti sudah mengetahui beberapa hal mengenai siswamu. Misalnya, dengan mengetahui nama siswa, jenjang pendidikannya, kelasnya, alamat rumahnya dan mata pelajaran yang akan kamu ajar. Pastikan kamu hafal informasi tersebut di luar kepala. Tidak perlu mencari informasi sampai stalking media sosial siswa, ya. Hal tersebut malah akan membuatmu tidak profesional.

Datang Tepat Waktu

Dalam pekerjaan apapun, tepat waktu merupakan hal yang penting. Jika memungkinkan, sebaiknya kamu cek lokasi rumah siswamu terlebih dahulu sebelum hari pertamamu mengajar. Dengan begitu, kamu bisa mengantisipasi berapa waktu yang akan kamu tempuh dalam perjalanan menuju rumah siswa. Kamu juga akan terhindar dari nyasar. Datang sedikit lebih awal lebih baik daripada datang terlambat.

Gunakan Baju Sopan dan Membawa Peralatan yang Diperlukan

Meskipun terkesan santai karena mengajar di rumah, kamu tetap harus mengenakan pakaian yang sopan. Jangan lupa juga untuk membawa peralatan yang dapat membantu kamu dalam mengajar. Misalnya, alat tulis dan buku terkait mata pelajaran yang akan kamu bahas di hari itu, serta media ajar yang menunjang. Jika kamu mau mengajar secara lebih kreatif dengan bantuan teknologi, kamu bisa membawa laptop.

Berkenalan dan Mengobrol Dengan Orang Tua Siswa

Jika orang tua dari siswamu ada di rumah saat kamu datang, jangan lupa untuk berkenalan. Tanyakan hal-hal mengenai siswa yang dapat membantu kamu dalam mengajar. Misalnya, bagaimana gaya belajar, minat, atau prestasi siswa selama ini. Selain itu, tanyakan juga harapan dari orang tua siswa terhadap kegiatan belajar privat yang kamu ajar. Kamu juga bisa mengobrol santai dengan mereka, siapa tahu mereka bisa memperluas networking-mu.

Ajak Berkenalan dan Mengobrol Untuk Mencairkan Suasana

Selain mengobrol dengan orang tua siswamu, tentunya kamu juga harus mengobrol dengan siswa itu sendiri. Awali dengan memperkenalkan dirimu. Setelah itu, kamu bisa menanyakan hal-hal tentang siswamu. Contohnya, hobi, musik kesukaannya, dan lain-lain. Usahakan untuk bersikap santai dan jangan kaku. Jika kamu berhasil mencairkan suasana dengan baik di hari pertama, hubunganmu dan siswamu akan seperti dua orang teman.

Tanyakan Kesulitan yang Dihadapi Siswa

Cobalah tanyakan kesulitan apa yang siswamu sering hadapi. Dengan demikian, kamu jadi tahu apa yang paling dibutuhkan oleh siswamu. Misal siswa mengalami kesulitan di bidang Matematika, kamu jadi bisa memperbanyak pembahasan mengenai Matematika. Mungkin ada juga topik-topik tertentu yang sulit untuk ia pahami. Kamu jadi bisa mengajar dengan lebih efektif, deh.

Berikan Apresiasi Saat Siswa Berhasil Memahami Suatu Pelajaran

Sebagai guru privat, kamu harus menjadi teman belajar yang menyenangkan. Berikan penjelasan dengan perlahan sampai siswamu paham. Jangan lupa untuk mengapresiasi siswa saat ia berhasil memahami suatu pelajaran. Siswa akan merasa senang jika diberi apresiasi dan dampak positifnya, ia juga akan semakin semangat belajar.

Cara Mengajar Les Privat SD

Cara Mengajar Les Privat SD yang Tepat Agar Mendapatkan Prestasi Terbaik
Cara mengajar les privat SD – Anak sekolah dasar biasanya sudah diberikan les tambahan secara privat untuk menambah pemahamannya mengenai pelajaran di sekolah. Les Privat perlu diberikan karena ketika di sekolah, guru yang mengajar di kelas harus menyamaratakan pemberian materi kepada seluruh siswa di kelas. Hal ini membuat guru kelas kesulitan harus memperhatikan perkembangan dan tingkat pemahaman siswa secara mendalam satu per satu. Padahal tiap siswa punya kemampuan memahami materi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu sebagai guru les privat, harus bisa menutupi kelemahan tersebut dengan mencurahkan fokus dan perhatiannya hanya pada siswa dalam jumlah kecil saja. Berikut merupakan beberapa cara mengajar les privat anak SD.

Membuat Suasana Belajar yang Nyaman
Guru les privat sebaiknya mengenakan pakaian yang rapi dan membuat diri sendiri tampak pantas menjadi seorang guru yang kompeten. Berpakaian yang rapi juga tidak harus terlalu formal. Jika terlalu formal maka siswa bisa saja justru merasa terintimidasi dan suasana belajar jadi kaku.

Ciptakan Suasana Belajar yang Seru
Misalnya dengan menggunakan alat peraga, dengan eksperimen menggunakan benda-benda di sekitar, menggunakan sarana audio visual, dan juga dengan diskusi. Guru les juga bisa menyampaikan materi dengan cara yang lebih dekat dengan jiwa anak SD misalnya dengan selingan permainan, komedi, dan sebagainya. Atau dengan memposisikan guru les sebagai temannya. Yaitu dengan membantunya mengerjakan pekerjaan rumah, mendiskusikan masalah yang disampaikan di sekolah sehingga ia bisa mendapatkan perspektif yang lebih jelas mengenai sebuah materi.

Memberikan Pelayanan lebih ketimbang di sekolah
Guru les privat bisa memberikan sudut pandang belajar yang lebih menyenangkan. Misalnya dengan mengajaknya belajar di tempat lain, tidak hanya di rumahnya saja. Dengan mengajaknya ke perpustakaan, kafe yang suasananya tenang, mengajaknya ke museum untuk melihat langsung hal-hal yang hanya ia lihat di buku pelajaran, dan sebagainya. Cara mengajar les privat SD agar ia termotivasi untuk menjadi lebih baik. Caranya adalah memberikannya reward ketika ia mendapatkan nilai yang bagus, atau berhasil mendapatkan hasil yang memuaskan ketika ia mengikuti lomba dan sebagainya. Dengan memberikan reward, siswa akan lebih termotivasi untuk menjadi lebih baik dalam belajar, sekaligus membangun kesehatan dengan siswa yang bisa berpengaruh terhadap kenyamanan suasana ketika belajar privat.

Inilah keuntungnya belajar secara privat dengan guru les privat semua mata pelajaran di luar jam sekolah karena anak bisa mendapatkan suasana belajar yang berbeda ketika berada di dalam kelas. Ia jadi tidak mudah jenuh dengan pelajaran, les privat juga tidak berarti anak harus mendapatkan materi yang lebih cepat temponya dibandingkan dengan yang di sekolah, ia juga bisa lebih dekat dengan materi belajar secara personal. Demikian melupakan cara mengajar les privat anak SD.

 

Semangat Belajar Bersama W-Star Education

Salam Semanagat Sahabat W-Star Education. Bersama W-Star Education kami akan membawa Sahabat semakin semangat dalam belajar. Dengan sistem  Belajar Kelompok bersama W-Star Education, kami akan memberikan Pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa. Beberapa anak lebih bisa memahami setiap pembelajaran yang di berikan ketika belajar secara berkelompok. Bersama W-Star Education kami akan selalu memahami setiap kebutuhan siswa. Dengan sistem SEMANGAT, kami akan memandu siswa dalam pembelajaran.

SEMANGAT suatu keadaan dimana keinginan untuk bergerak dan melakukan sesuatu. Dengan metode SEMANGAT para sahabat W-Star akan terdorong hatinya untuk bergerak melakukan kegiatan belajar. Karakter siswa satu dengan siswa yang lain berbeda, mereka memiliki gaya belajar sendiri-sendiri yang membuat mereka semakin semangat dalam belajar. Dengan memahami setiap karakter siswa kami mencoba menemukan cara belajar secara efektif untuk membuat siswa semakin semangat belajar.

Metode SEMANGAT adalah metode yang kami terapkan untuk proses belajar bersama W-Star Education. Berikut ini adalah metode yang kami lakukan dalam metode SEMANGAT

  • Metode “S”, metode Salam yaitu suatu langkah untuk selalu memmbiasakan siswa untuk melakukan Salam dan berdoa terlebih dahulu sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
  • Metode “E”, yaitu merupakan metode Efektif. Metode Efektif merupakan suatu cara dimana siswa menemukan gaya belajar yang membuat mereka semangat belajar.
  • Metode “M”, yaitu merupakan metode Menyenangkan. Metode Menyenangkan adalah metode dimana siswa menemukan cara belajar mereka yang membuat mereka merasa senang dalam belajar. sehingga setiap pembelajaran akan diterima dengan baik.
  • Metode “A”, yaitu metode Asik. Dimana para siswa asik dalam belajar sehngga mereka dapat menikmati proses pembelajaran
  • Metode “N”, yaitu metode Nilai tinggi. Merupakan metode untuk mendorong siswa belajar agar memperoleh nilai yang bagus untuk setiap mata pelajaran.
  • Metode “G”, yaitu metode Giat belajar. Yaitu bentuk usaha untuk mendorong siswa agar semangat dalam belajar untuk mendapat prestasi yang terbaik.
  • Metode “A”, yaitu metode Aktif. Merupakan suatu dorongan agar siswa tetap aktif dalam proses pembelajaran, sehingga mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan semangat.
  • Metode “T”, yaitu Metode Terbaik. Yaitu metode dengan mengedepankan pelayanan yang terbaik, sehingga hasil prestasi siswa juga mendapat yang Terbaik.

Dengan metode SEMANGAT siswa akan menemukan cara belajar yang Efektif, Menyenangkan, dan  Asik. Sehingga siswa akan lebih Giat belajar, dan lebih  Aktif dalam belajar. W-Star Education juga berupaya untuk memberikan pelayanan yang Terbaik agar siswa mendapatkan prestasi yang Terbaik.

Salam Semangat!

Les Privat Bersama W-Star Education

W-Star Education memberikan layanan les privat untuk siswa yang membutuhkan. Kami memberikan paket rumah yaitu guru les privat yang tersedia di W-Star Education datang ke rumah. Kami memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan metode SAHABAT kami mencoba memahami karakter siswa, kami mencoba membawa mereka untuk memahami setiap materi yang kami sampaikan. Dengan metode SAHABAT kami mencoba membuat siswa merasa nyaman, fokus, dan membuat mereka Semakin Hebat dalam prestasi.

Berikut ini beberapa metode yang kami lakukan dalam metode SAHABAT

      • Metode “SA”, merupakan metode Salam dan doA. Dengan Salam dan doA kami berharap akhlak dan budi pekerti siswa menjadi lebih baik, dan selalu dekat dengan Sang Pencipta.
      • Metode “HA”, merupakan metode Harus bisA, merupakan metode yang membuat siswa tetap nyaman dan fokus dalam belajar dan bisa memahami setiap pelajaran yang diberikan.
      • Metode “BA”, merupakan Belajar Asik, merupakan metode yang membuat siswa merasa asik selama pelajaran berlangsung, dengan itu harapannya siswa dapat menguasai pelajaran yang diberikan.
      • Medote “T”, merupakan metode Terbaik, yaitu metode yang digunakan dengan layanan terbaik untuk siswa agar siswa mendapatkan prestasi Terbaik.

       

     

 

 

 

W Star Hadir Memberi Cahaya

w-star education

Hallo Sahabat  W-Star kami adalah Pusat Pembelajaran di luar sekolah yang bergerak di bidang Les Privat. Kami hadir mewarnai dunia pada tanggal 21 Oktober 2018 di Kulon Progo. Kami datang untuk membantu sahabat W-Star ( Siswa Kelas 1, 2, 3, 4, 5, 6 SD  –  7, 8, 9 SMP  –  dan – 10, 11, 12 SMA/ SMK) dengan mengedepankan Pelayanan, Kualitas, dan Prestasi.